Depzkwan's Blog

My Life's Passion

Jodoh di Tangan…? 

Jadi orang harus apa adanya, nak… 

Katanya… 

“Jodoh itu di tangan Tuhan”.

Tapi, ada juga yang bilang

“Jodoh memang di tangan Tuhan, tapi kita juga harus berusaha”.

Ada juga yang bilang

“Jodoh itu di tangan kita sendiri, Tuhan hanya membantu melancarkan”. (Yang ini agak lupa tepatnya seperti apa, kurang lebih seperti itu) 

Well… Yah… 

Seringkali memang Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan. 

Sehingga apa yang kita inginkan sekarang harus dikorbankan untuk hal yang lebih baik di masa depan. 

Namun, mungkin saja ada 2 kemungkinan :

1. Siapa yang kautaksir sekarang bukan berarti jodohmu (meskipun saling suka) 

2. Siapa yang kautaksir sekarang bisa jadi jodohmu. (Tinggal lihat bagaimana menjalaninya) 

Yah, bagi yang berumur masih muda, perjalanan masih panjang. 

Bagi yang berumur mepet-mepet cuma bisa bersabar atau bisa aktif di komunitas / organisasi tertentu untuk memperbanyak relasi. Siapa tahu ada yang nyantol. 

Atau mungkin ada saran lain? 

Just reminding myself… 

#nulisrandom2017 dari nulisbuku

Leave a comment »

1 + 1 = 3?

Saya tak tahu, apakah ketika seseorang tertekan (khususnya orang yang beranjak dewasa dan berpendidikan) itu bahkan sampai tidak bisa menjawab pertanyaan paling mudah sekalipun? 

Tertekannya pun masih tertekan ringan, belum sampai seperti sedang di sidang. Atau nyawa yang terancam. 

Contohnya saja “1 + 1” yang kita tahu harusnya hasilnya berapa, tapi jawabannya bisa “3” atau “4” atau lainnya. 

Kasus yang saya lihat ini awalnya orangnya terkesan ingin dilihat tahu segalanya, tapi hasilnya malah zonk. 

Apakah itu jadi berpengaruh ke psikologisnya juga karena karakternya seperti itu? 

Istilahnya “jangan asbun deh lu kalo ga tau apa-apa!”

Masih ada ya orang yang seperti itu? 

Mungkin karena ingin dapat pengakuan gitu ya? Atau ingin dapat perhatian gitu? Jadi ya yang penting “bersuara” aja dulu, hasilnya lihat belakangan. 

Ya, semoga berubah ke arah yang lebih baik aja deh ya.

#nulisrandom2017 dari nulisbuku

Leave a comment »

Nostalgila Reuni

Siapa yang tak senang bertemu dengan teman lama?

Reuni dengan teman TK-SD memberi pengalaman nostalgila yang tak terlupakan.

Bagaimana tidak?

Banyak hal yang diingat, tapi juga banyak hal yang tak sengaja dilupakan.

Kalau sudah lupa, kami hanya bisa tertawa.

Bayangkan saja… TK-SD itu berapa puluh tahun. Yah, kurang lebih 20an tahun lalu.

Dua puluhan tahun merupakan masa di mana memori manusia bisa terkikis. Meskipun, kenangan kecil ada saja yang tersimpan. 

Saking lamanya, teman lama pun jadi seperti teman baru karena tidak sengaja terlupakan. Atau memang karena tidak pernah main bareng, mau tidak mau ya agak tersisih dari kumpulan memori.

Nostalgila tinggallah nostalgila.

Kenangan tinggallah kenangan.

Apalagi nama TK-SD kami sudah berubah. Tidak ada nama TK-SD kami yang dahulu. Yang ada hanyalah kami yang membawa nama TK-SD terdahulu.

#nulisrandom2017 dari nulisbuku

Leave a comment »

Kegagalan = Kesuksesan 

Ketika gagal, janganlah melihat kegagalan itu sebagai sebuah kegagalan. 

Mungkin pepatah “kegagalan adalah sukses yang tertunda” memang benar. 

Kegagalan di suatu peristiwa mungkin memang demikian terjadi karena ada kesuksesan menanti di tempat lain. 

Seorang stand up comedian Indonesia SUCI 4 tahun 2014 juara 3 telah membuktikannya dengan memenangkan juara 3 program kompetisi komedi Malaysia terbesar. Di saat di Indonesia dia jarang tampil, kini di Malaysia ia malah mendapatkan pekerjaannya. 

Perjalanan seseorang memang tidak ada yang tahu. 

Oleh karena itu, jangan lengah dan putus asa saat kegagalan menimpa. Siapa tahu ada kesuksesan di depan yang menanti. 

#nulisrandom2017 dari nulisbuku 

Leave a comment »

Sumber Inspirasi Menulis

Ingat! 

Apa yang kau lakukan pada penulis, penulis tidak akan segan-segan membeberkan perbuatanmu. 

Sukur-sukur perbuatan baik ya. 

Apa kabar kalau sebaliknya? 

Meskipun no mention at all, tetap aja sebagian ada yang sadar tapi juga sebagian ada yang tak sadar.

Suka-suka merekalah.

Terima Kasih sudah menjadi sumber inspirasi menulis, dari yang buruk sampai yang baik. 

#nulisrandom2017 dari nulisbuku

2 Comments »

Semoga… 

Selamat ya…

Semoga sikap sok tau bujubunengnya tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga sikap ngototnya tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga sikap ‘tidak mau melihat bukti konkrit’ tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga sikap yang ‘tidak mau ngaku salah’ tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga suara yang terdengar seperti hanya omdo tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga becandaan garingnya tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga sikap yang suka mengambil hati masih ada sampai sekarang. 

Semoga sikap yang merasa superior tidak terbawa sampai sekarang. 

Semoga apa yang pernah diomongkan A tapi terjadinya B, tidak terbawa sampai sekarang. Contoh : heboh banget ga mau pakai salah satu aplikasi medsos karena nuduh si medsos begini dan beginong, tapi tiba-tiba kok pake. (Jilat ludah sendiri ya?) 

Semoga juga udah bisa LIHAT timeline yang BENER, jadi kalau ngomong ga asbun aja. Kejadian kapan, dibilangnya kapan. Buat apa ada tanggal kalau ga dilihat dengan benar!!! 

Kalau masih tidak mau ngaku juga, di sini masih ada bukti. 

Bukti 1bukti 2bukti 3bukti 4bukti 5

Owh iya, semoga udah bisa terima bukti konkrit dan tidak sok tau dengan pendapatnya sendiri yang sebenarnya tidak ada bukti sama sekali. 

Sumber: WIB NET.TV


#nulisrandom2017 dari nulisbuku

Leave a comment »