Depzkwan's Blog

My Life's Passion

TedEx Rasa Ryan Higa : Cyber Bullying 

on June 30, 2017

Tau TedEx kan? Salah satu acara yang saya lihat bahwa setiap orang pasti punya kelebihan masing-masing untuk dibagikan pada orang lain. 

Nah, bukannya mau membandingkan atau bagaimana ya, tapi entah napa setelah menonton beberapa video youtuber Ryan Higa asal Amerika yang dalam segmen “Dear Ryan” kok ya seperti mendengar opini yang berbeda dari umum. Jadi seperti TedEx rasa Ryan Higa. 😂

Bedanya Ryan Higa mengemasnya dalam bentuk parodi dan seringkali muncul di benak saya : “ada benernya juga nih.” 

Beberapa topik yang pernah diangkat adalah tentang “Cyber Bullying” dan “How To Stay Positive“.

Dua topik tersebut terlihat umum kan? Namun, dia memberi solusi – yang menurut saya – agak berbeda dengan kebanyakan orang. 

Dari topik cyber bullying ia tidak menekankan “Stop Cyber Bullying” atau sejenisnya, tapi ia memberi masukan pada pihak yang di-bully

“Cyber” ini biasanya mengacu pada yang berbau internet. Biasanya yang sering mem-bully adalah via media sosial. 
Nah, saran dari Ryan, bagi yang di-bully, silakan meng-unfollow, block, atau delete komen dari si pem-bully

Terinspirasi dari sini, saya ikut menambahkan : tidak usah punya akun media sosial saja sekalian. Atau yang paling gampangnya adalah tidak usah tampil di publik. 

Kalau saya sih bakal iri banget ya kalau ada teman yang ultahnya berdekatan dengan saya tapi malah dia yang banyak diberi selamat dan kado. Padahal kedudukan dan jabatan saya lebih tinggi dari dia. (Misalkan) (Eh, ini nyambung ga ya?)

Ryan yang waktu sekolah juga dibully ini juga memberi saran supaya ada pembelajaran ke anak-anak bagaimana mengatasi diri sendiri saat di-bully

Mental Ryan yang waktu itu masih sekolah memang sempat terpuruk saat di-bully. Tapi apa gunanya memikirkan bully-an tersebut? Akhirnya dia menemukan solusi tersendiri yaitu dengan menanggapi setiap bully-an menjadi candaan balik ke si pem-bully.

Karena itu akhirnya dia senang membuat orang lain tertawa dan akhirnya menghantarkan dia pada kesuksesan sebagai youtuber sampai tahun ini selama 11 tahun. 

Saya sendiri sebagai korban bully juga akhirnya ingin membuktikan bahwa saya juga ada kelebihan tersendiri. 

Sebenarnya ada “nasihat” juga dari Ryan bagi si pem-bully. Sederhananya, setiap orang pasti punya masa lalu. Setiap orang pasti pernah muda. Setiap orang (mungkin) pasti pernah juga melewati hal-hal yang bahkan mungkin seperti yang mereka bully itu. Jadi, lihat diri sendiri dulu sebelum bully orang lain. 

Kemudian yang topik “how to stay positive” sebenarnya sederhana banget. 

Sesuatu di balik kejadian yang negatif atau tidak mengenakkan pasti ada hal positif di balik itu. 

Di balik sederhananya kalimat itu ia pun mengemasnya dengan adegan parodi yang lebih membuat kita juga berpikir lebih jauh (tidak sekedar parodi). 

Setiap orang pasti punya pendapat masing-masing terhadap topik tertentu tapi apa salahnya saya berbagi pendapat dari orang yang memiliki pemikirannya tersendiri. 

PS: Bagi yang mau menonton videonya, semoga keahlian listening Bahasa Inggrisnya bisa bertambah, karena kecepatan berbicara Ryan cukup luar binasa. 😂

Video udah 3 tahun lalu sih, tapi tampaknya masih relevan sampai saat ini. 

#nulisrandom2017 dari nulisbuku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: