Depzkwan's Blog

My Life's Passion

Sok Tau Bujubuneng (3)

on February 14, 2017

“Apa?” Rani tidak mengalihkan perhatiannya dari laptop sejak Adel selesai mandi tadi, tapi hebatnya dia masih perhatian dengan suara Adel yang sesekali ia lirik juga. 

“Lu dari tadi denger gua ga sih?” tanya Adel sambil menggeser pantatnya ke tengah kasur di mana Rani berada.

“Soal hujan dan shower kan?” balik tanya Rani tanpa merasa bersalah.

“Yup, ” jawab Adel singkat sambil ikut memerhatikan apa yang sedang dilihat Rani. “Ya ampun, si ganteng Jonatan Christie toh.”

Rani hanya tersenyum tanpa bersuara. Lalu tetikusnya mengklik foto lain. Lee Chong wei. Pebulu tangkis asal Malaysia yang terkenal itu.

“Hoo.. Itu berita 2016 ya?” tanya Adel yang memang agak kepo.

“Yup. Dia yang masuk final Olimpiade Rio yang di Brasil itu kan? ”

“Ho oh. Itu ada tulisan dan gambarnya juga kan,” terang Adel.

“Itu pas 19 Agustus ya?” tanya Adel pura-pura tapi sepertinya tidak terperhatikan oleh Rani.

Rani : “Di situ sih tertulis tanggal 20 Agustus.”

Adel : “Gua nonton tanggal 19 nya ah.”

Rani : “Eh, seinget gua ga ditayangin di TV nasional deh. ”

Adel : “Iye, gua nonton lagi di TV berbayar tanggal 20 nya, tapi gua yakin itu siaran ulang.”

Rani : “Ada tulisan ‘live’ nya?”

Adel : “Ada, tapi gua yakin itu siaran ulang, coz sebelumnya gua udah nonton juga and udah tau juga kalau Lee Chong Wei yang menang.”

Rani : “Seinget gua itu sehari sebelumnya yang final tunggal Putri deh. Gua inget juga coz lagi ngobrol soal itu sama si Ujang.

Adel : “Ga mungkin, Ran. Gua inget koq pas sehari sebelumnya itu pas lagi nonton malah mati lampu.”

Rani : “Emang Lee Chong Wei yang menang?”

Adel : “Lha, Ujang ngomong Lee Chong Wei yang menang.”

Rani : “Lu budeg kali. Ujang aja ngomong sama gua Waktu itu kalau Lee Chong Wei itu menang sebelumnya lawan Lin Dan.”

Adel : “Ah, gua inget si Ujang ngomong yang menang final itu Lee Chong Wei.”

Rani : “Ga mungkin, Ran. Beritanya aja waktu tanggal 19 kan belum update.”

Adel : “Coba cari lagi yang bener.”

Tanpa memedulikan perintah Adel, Rani menatap Adel sambil melipat tangan.

Rani : “Del, kalau lu nontonnya tanggal 19, berarti tanggal 20 pagi – at least pagi ya – udah turun berita. Atau bahkan tanggal 19 malamnya udah ada berita online-nya.”

Lalu terlihat Rani serius mencari-cari berita Lee Chong Wei di tanggal 19 Agustus. Tak ada satupun yang mengabarkan kemenangan Lee Chong Wei, yang ada hanyalah persiapan Chen Long dan Lee Chongwei dalam menghadapi final keesokan harinya.

Rani : “Tuh, engga ada sama sekali, Del!”

Kerutan berlapis-lapis memenuhi dahinya yang kebingungan.

Adel : “Lu percaya sama gua atau sama berita?”

Kali ini Rani melongo. Menatap Adel dengan keheranan. Mungkin berpikiran, ‘Nih anak kerasukan apa.’

Rani : “Bukan masalah percaya engga percaya donk! Semua beritanya kayak gitu koq.”

Adel : “Terus yang gua tonton apa yang di tanggal 19? Gua mimpi gitu?”

Rani : “Iya kali…”

Kemudian dengan sekali ‘klik’, Rani mendapat berita lagi… “Tuh, Chen Long yang menang tau, tanggal 20 Agustus!!!”

Paras wajah Adel tiba-tiba berubah. Tersenyum aneh. Bahkan menampakkan giginya. Lama-lama ia tertawa. Lagi Rani dibuat melongo kembali dan mungkin berpikiran lagi, “Bener kerasukan nih, anak.”

“Gimana acting gua, Ran?”

Dengan tampang kesal dan berusaha tidak peduli, ia alihkan lagi pandangan ke layar laptop.

“Kesel banget ya, Ran?” tanya Adel tak bersalah yang kali ini tak ditanggapi Rani.

“Itu yang dirasain sama temen gua waktu berdebat sama mantannya, Ran.”

Diam sejenak. Tak ada respon lagi.
“Ran, sori ya, Ran,” rajuk Adel sambil menggoyang-goyangkan tangan Rani dan memberikan senyuman supaya Rani terenyuh.

“Itu mereka debat pas hari H final, tapi si mantannya ngotot kalau itu siaran ulang. Dan sok taunya lagi kalau itu Lee Chongwei yang menang, ngakunya tau dari omongan mantan gua itu. Padahal mah…”

“Iye, Iye. Gua maapin.” Rani memotong pembicaraan dan Adel terlihat sumringah.

“Maacih…,” kata Adel sambil memeluk Rani dari samping, kemudian sebagai pengalih perhatian ia menunjuk berita yang terdapat tulisan yang benar: Chen Long yaitu 谌龙 (red- Chen Lung) dan Lee Chong Wei adalah Li Zongwei 李宗伟 (red-Li Cungwey) .

awal-awal pembicaraan

awal-awal pembicaraan ngotot siaran tunda (1)

ngotot siarannya kemaren malemnya

ngotot siarannya kemaren malemnya (2)

udah ada bukti, tetap ga mo terima (3)

udah ada bukti, tetap ga mo terima (3)

 

 

 

 

 

 

 

sumber: WIB Net.TV

sumber: WIB Net.TV

 

 

 

Advertisements

One response to “Sok Tau Bujubuneng (3)

  1. […] 1, bukti 2, bukti 3, bukti 4, bukti […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: