Depzkwan's Blog

My Life's Passion

Jadi Guru itu Bisa Bebas Berekspresi

on June 25, 2014

Aku kira tugas sebagai guru atau pendidik atau pengajar itu harus jaim atau sejenisnyalah karena tingkah lakunya yang (katanya) bisa atau bakal ditiru oleh yang diajarnya. Aku kira jaimnya itu ya sampai tak bisa melakukan apapun selain mengajar dan hanya mengobrol tentang apa yang diajarkan pada murid (dan biasanya aku juga mengikuti apdetan tertentu supaya nyambung ngobrol dengan murid).

Namun, aku lupa dengan salah satu pendidik di Indonesia, yaitu Budi Rahardjo ini yang blognya sudah lama bertengger di ranking 3 di Indonesia.

Pertama kali aku membuka blognya karena berhubungan dengan skripsi yang kubuat saat tahun 2008. Setelah skripsi selesai dan lulus, aku sama sekali lupa dengan blog itu. Aku masuk kuliah lagi tapi dengan studi yang berbeda dengan sebelumnya.

Salah satu hal yang kutemukan waktu itu selain dia ahli di bidang Teknologi Informasi adalah dia seorang yang gemar menulis termasuk membuat cerita-cerita pendek. Ada cerita tentang hewan-hewan gitu, tapi sayang banget aku sama sekali lupa dengan judulnya. Gerak tubuh hewan yang dengan detilnya ia ceritakan membuatku masih penasaran dengan cerita serialnya itu.

Bahkan baru saja aku temukan ada cerita parodi superhero yang ia buat tahun 2013. Aku pun jadi teringat tema yang sama yang kubuat tahun 2008 (tapi tidak dipublish).

Baru hari ini juga aku memasuki blognya kembali dan menemukan kegemaran dia yang lain, yaitu bermusik, dan menjadikan musik itu menjadi bisnisnya. That’s cool. Bahkan di bagian kategori banyak sekali hal yang ia sukai, termasuk soal sport dan makanan.

Banyak hal pula yang ia sampaikan yang mungkin masih merupakan uneg-uneg para blogger juga, seperti “kita mau isi apa sih untuk blog kita?” Intinya begitu deh, yang seringkali juga menjadi uneg-uneg kita.

Well, setidaknya aku mengambil satu hal dari profesi dan blog dia, bahwa sebagai pendidik yang mempunyai hobi lain setidaknya kita bisa bebas berekspresi apapun itu caranya asal halal. Cara berbicara dalam blognya pun tidak menggurui dan meskipun dia adalah seorang pendidik dan seorang pembicara, tapi dia masih terlihat rendah hati dengan kata-kata “mau belajar” untuk berbagai hal.

Setidaknya dia telah berhasil memasukkan beberapa hobi dia pada blognya. Namun, aku belum mencapai tahap itu apa yang telah aku utarakan pada apdetan blog yang pertama banget di blog ini. Masih ada beberapa hobi yang belum dimasukkan di sini.

Aku harap aku bisa lebih bisa bebas berekspresi tanpa beban.

 

Salam bebas berekspresi!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: